Logo sebuah merek/instansi tidak harus sama sepanjang waktu tanpa mengalami perubahan desain sama sekali. Mendesain ulang logo berubah dari waktu ke waktu bisa dilakukan untuk merubah representasi sebuah brand.
Untuk merubah desain logo sebuah brand perlu memperhatikan hal-hal dibawah ini antara lain:
1. Menyesuaikan dengan perkembangan zaman
Bagi perusahaan lama, desain yang dibuat pada puluhan tahun yang lalu, tentu akan terlihat kuno atau ketinggalan zaman pada saat ini. Untuk itu, perlu membuat logo baru yang lebih modern.
Dengan tampilan yang baru, logo tak lagi terlihat usang. Ini adalah langkah sederhana untuk rebranding dan memberikan kesegaran pada merek perusahaan demi mengubah persepsi konsumen.
Contohnya, pada tahun 2013, Yahoo melakukan perubahan desain logo untuk pertama kali setelah 18 tahun berdiri. Tujuannya untuk merefleksikan Yahoo yang lebih modern di era internet yang semakin maju.
2. Perubahan visi misi sebuah perusahaan/brand
Ketika bisnis bertumbuh, biasanya akan ada nilai-nilai yang berubah. Sehingga visi dan misi perusahaan di awal berdiri mungkin sudah berbeda dengan yang sekarang ini.
Perubahan visi dan misi bisa terjadi karena berbagai faktor. Entah itu karena pergantian kepemimpinan atau dalam rangka menyesuaikan dengan perkembangan lingkungan perusahaan saat ini.
Jika visi dan misi telah berubah, sudah sepatutnya Anda mengubah logo yang dapat menggambarkan perubahan tersebut. Ini penting dilakukan untuk membentuk citra perusahaan yang baru.
3. Perkembangan perusahaan/brand
Apakah perusahaan Anda sudah mengalami perkembangan yang bisa dibilang drastis? Perusahaan Anda sudah jauh berkembang dibandingkan pada awal Anda memulainya.
Misalnya, dulu Anda hanya menawarkan satu jenis produk. Tapi sekarang, Anda sudah memiliki beragam produk dan membuka beberapa kantor cabang.
Jika bisnis Anda telah berkembang dan berubah, Anda boleh mempertimbangkan untuk melakukan desain ulang logo perusahaan.
4. Perusahaan/brand melakukan merger
Jika perusahaan Anda melakukan merger atau penggabungan dua perusahaan menjadi satu, identitas perusahaan perlu diubah agar selaras dengan penggabungan tersebut.
Maka dari itu, perusahaan perlu melakukan rebranding untuk memberikan pembaharuan di benak konsumen, investor, dan juga kompetitor. Salah satu proses rebranding bisa dengan mengganti logo.
Dengan logo terbaru, perusahaan dapat memposisikan diri dengan citra yang baru yang melambangkan sinergi dua perusahaan yang dimerger. Ini juga bisa sebagai bentuk awal yang baru untuk perusahaan Anda.
5. Ingin menjangkau pasar baru
Jika perusahaan Anda melakukan merger atau penggabungan dua perusahaan menjadi satu, identitas perusahaan perlu diubah agar selaras dengan penggabungan tersebut.
Maka dari itu, perusahaan perlu melakukan rebranding untuk memberikan pembaharuan di benak konsumen, investor, dan juga kompetitor. Salah satu proses rebranding bisa dengan mengganti logo.
Dengan logo terbaru, perusahaan dapat memposisikan diri dengan citra yang baru yang melambangkan sinergi dua perusahaan yang dimerger. Ini juga bisa sebagai bentuk awal yang baru untuk perusahaan Anda.
6. Logo mirip dengan perusahaan/brand lain
Logo adalah simbol pengenal perusahaan. Jika logo perusahaan Anda mirip dengan logo perusahaan lain, ini bisa membingungkan masyarakat yang melihatnya.
Jika itu terjadi, Anda sebaiknya mendesain ulang logonya. Sebab Anda pasti tidak mau dikait-kaitkan dengan perusahaan lain hanya karena kemiripan logo.
Lalu, saat mengubah logo, pastikan desainnya unik agar tidak lagi mirip dengan logo mana pun. Sebab keunikan logo akan memudahkan orang mengenalnya, hanya dengan sekali melihat.
sumber:























